Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Anggota TNI Redam Amarah Pengunjuk Rasa karena Reputasi Kedermawanannya

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2020 |11:59 WIB
Kisah Anggota TNI Redam Amarah Pengunjuk Rasa karena Reputasi Kedermawanannya
Sertu Amri Umar Tanjung saat meredam amarah pengunjuk rasa (Foto: TNI)
A
A
A

PEKANBARU - Anggota TNI AD Amri Umar Tanjung memiliki pengalaman saat meredam emosi warga yang salah satu warga disebut tertular corona.

Anggota TNI AD dari Kodim Batam, Kepulauan Riau mengisahkan bahwa pada 21 Agustus 2020 lalu pagi puluhan warga melakukan aksi demo di salah satu rumah sakit di Kampung Seraya Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.

Warga protes karena salah satu warga meninggal dunia dituding meninggal karena penyakit Covid-19. Padahal hasil diagnosa sebelumnya pasien meninggal bukan karena penyakit corona.

Pihak keluarga dan warga Batu Merah Kecamatan pun bersekaras akan menjemput pasien yang meninggal. Namun pihak rumah sakit tidak mengizinkan karena menurut hasil tes, pasien meninggal karena corona.

Perdebatan antara keluarga pasien, puluhan warga dengan pihak rumah sakit pun terus berlangsung. Sejumlah anggota polisi datang ke lokasi untuk menenangkan warga. Namun kedatangan anggota polisi belum berhasil meredam emosi pihak keluarga dan warga.

Keluarga pasien bersikukuh kalau keluarganya meninggal bukan karena Covid dan ingin mengembumikan secara normal.

Sersan Satu Amri Umar Tanjung yang berdinas sebagai anggota Babinsa (Bintara Pembina Desa) Batu Merah yang mendapat kabar pada sore hari langsung menuju lokasi. Dia pun langsung bergabung dengan anggota ke polisian untuk menenangkan massa.

Diapun menyakan duduk persoalannya dan berdialog dengan warga dan keluarga pasien. Wargapun akhirnya 'luluh' setelah menerima saran dari anggota Kodim Batam itu.

"Kita jelaskan bahwa warga harus percaya juga sama dokter. Mereka yang lebih tau mengenai penyakit. Setelah dijelaskan mereka luluh," ucap Amri Umar Tanjung mantan petinju ini kepada Okezone Sabtu (3/10/2020).

Setelah mencapai kesepakatan, akhirnya jenazah dibawa dengan menggunakan peti dengan protokol kesehatan.

"Kita sangat kenal dengan Pak Tanjung itu, kita menghormati beliau. Dia orangnya selalu hadir di tengah masyakarat. Dia juga dikenal sebagai anggota TNI yang alim. Makanya kita nurut apa yang dibilang beliau. Warga dan keluarga pasien akhir mau menerima saran beliau," kata Reza warga Batu Merah.

Menurut warga, Sertu Amri Umar dikenal sebagai anggota TNI yang dermawan. Dia selalu menyisihkan sebagain rezekinya untuk warga.

"Dia sering bantu warga tidak mampu dan anak yatim di Batu Merah. Selalu berbaur dengan warga. Dia orangnya supel, ada warga gotong royong dia ikut. Ada kegiatan di masjid dia sering hadir. Kita sangat cinta dengan TNI. Rakyat adalah TNI, TNI adalah rakyat," ucap Imran, warga lainnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement