"Tugas kami hanya mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman yang telah dipilih oleh keluarga atau pemerintah desa setempat. Warga mengira yang harus menguburkan adalah kami. Kami tidak memiliki kewenangan itu," ucap dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video sejumlah masyarakat nekat membuka peti jenazah pasien Covid-19, yang akan dimakamkan di salah satu daerah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Video ini viral di media sosial.
Dalam video yang berdurasi sekitar 2 menit 49 detik itu, terlihat belasan warga yang merasa tidak terima karena jenazah pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19. Menurut mereka, semasa hidupnya pasien ini hanya mengidap penyakit jantung.
Belasan warga tersebut kemudian langsung membuka peti jenazah pasien. Setelah dibuka, mereka terkejut karena jenazah pasien hanya mengenakan kaus dan diapers. Mereka menilai kalau jenazah pasien ini belum dibersihkan dan disholatkan.
(Qur'anul Hidayat)