Silvia juga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan dewan pers untuk mempelajari persoalan tersebut.
"Saya minta arahan kepada Dewan Pers, karena ini menyangkut jurnalistik dan wartawannya sendiri, dan Dewan Pers membuka peluang kami untuk datang dan berdiskusi," bebernya.
Adapun perihal alat bukti pihaknya akan menyiapkan video YouTube tayangan wawancara tersebut.
"Masih video dari YouTube, otomatis, tapi ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan di dalam sana nanti, setelah laporan ke cyber saya akan umumkan," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.