BEKASI - Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, diwarnai kericuhan.
Para mahasiswa yang mayoritas berasal dari Universitas Pelita Bangsa ini bentrok dengan personel kepolisian, yang mencoba menghalau aksi dari ratusan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa organisasi tersebut.
Sebelum bentrokan itu, ratusan mahasiswa itu diawali dengan aksi long march dari kampus di Jalan Kalimalang dengan berjalan kali, dan menggunakan kendaraan roda dua. Kemudian mereka bergerak menuju kawasan industri Jababeka II.
Baca juga: Aksi Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Polisi di Bekasi Bentrok
Mahasiswa berupaya menuju sejumlah pabrik untuk berorasi terkait penolakannya terhadap UU Cipta Kerja yang sudah disahkan DPRD beberapa waktu lalu. Namun di depan kawasan Jababeka I, para mahasiswa itu dihadang barisan Sabhara Kepolisian Resor Metro Bekasi.
Aksi saling dorong sempat terjadi di titik ini. Tetapi kondisi memanas ini berhasil diredam setelah Kapolres Bekasi Kombes Hendra Gunawan bernegosiasi dengan mahasiswa. Dalam negosiasi itu, polisi membolehkan mahasiswa masuk untuk mengitari kawasan.
Baca juga: Polisi Cegat Konvoi Buruh Tolak UU Ciptaker di Perbatasan Tangerang-Jakarta
Dengan catatan, long march mahasiswa tidak memakan seluruh badan jalan sehingga masih dapat dilalui kendaraan. Beberapa ratus meter memasuki kawasan, ratusan mahasiswa kembali dihadang barikade anggota Brimob. Hadangan ini membuat kondisi memanas karena sebelumnya mahasiswa dibolehkan masuk mengitari kawasan.
”Katanya boleh masuk tapi ini ditutup lagi,” kata seorang mahasiswa.