Pada Kamis, kepresidenan Mali mengatakan para sandera dibawa ke Ibu Kota, Bamako, dengan pesawat militer.
Ratusan pendukung Cissé kemudian berkumpul di bandara Bamako untuk menyambut pemimpin oposisi itu pada saat kedatangannya. Yang lainnya mengungkapkan kegembiraan mereka dengan berkendara melalui jalan-jalan ibu kota sambil membunyikan klakson mobil mereka.
"Saya sangat senang berada di sini, untuk Mali, untuk keluarga saya," kata Cissé sebagaimana dilansir BBC. "Saya telah menghabiskan enam bulan... dalam kondisi yang sangat keras... dalam keadaan terisolasi. "
BACA JUGA: Presiden dan Seluruh Pemerintahan Mali Mundur di Tengah Pemberontakan Militer
Pihak berwenang telah menangani pembebasan sandera selama berbulan-bulan.