FBI Gagalkan Rencana Penculikan Gubernur Michigan, 13 Orang Ditahan

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 09 Oktober 2020 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 18 2291268 fbi-gagalkan-rencana-penculikan-gubernur-michigan-13-orang-ditahan-KesxY2tONP.jpg Gubernur Michigan Gretchen Whitmer. (Foto: BBC)

WASHINGTON DC – Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) mengatakan telah menggagalkan rencana untuk menculik dan menggulingkan Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer. Gubernur Demokrat itu menjadi target kelompok yang skeptis terhadap virus corona setelah memberlakukan langkah-langkah pencegahan ketat di Michigan.

Para pejabat mengatakan rencana penculikan itu melibatkan enam pria yang berencana mengadakan "pengadilan pengkhianatan" untuknya.

BACA JUGA: Pertimbangkan Kandidat Wanita, Biden Akan Umumkan Cawapresnya Pekan Depan

"Kebencian, kefanatikan dan kekerasan tidak memiliki tempat di Michigan,” kata Whitmer sebagaimana dilansir BBC.

Menurut pernyataan tertulis FBI, sumber penegak hukum yang menyamar menghadiri pertemuan di Dublin, Ohio pada Juni, di mana sekelompok anggota milisi yang berbasis di Michigan membahas penggulingan pemerintah negara bagian "yang mereka yakini melanggar Konstitusi AS".

"Beberapa anggota berbicara tentang membunuh 'tiran' atau ‘menculik’ gubernur yang sedang menjabat," demikian keterangan dalam dokumen tuntutan itu. Dalam satu video, seorang tersangka mengecam peran negara dalam memutuskan kapan akan membuka kembali gym selama penguncian virus corona.

Tiga belas orang ditangkap oleh penyidik terkait rencana penculikan tersebut.

BACA JUGA: Gubernur AS Minta Gedung Putih Desak Ribuan Demontran Anti-lockdown untuk Mundur

Enam pria, lima dari Michigan dan satu dari Delaware, dituduh di pengadilan federal merencanakan penculikan dan mengadakan "pengadilan pengkhianatan" terhadap Whitmer. Sementara tujuh lainnya menghadapi dakwaan terorisme dan pelanggaran terkait geng di pengadilan negara bagian sehubungan dengan dugaan rencana penculikan.

Kelompok itu ingin mengumpulkan sekitar "200 orang" untuk menyerbu gedung DPR dan menyandera anggota parlemen, termasuk gubernur. Mereka berharap bisa memberlakukan rencana mereka sebelum pemilihan presiden November. Jika itu gagal, mereka berencana untuk menyerang gubernur di rumahnya, kata para pejabat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini