JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mendatangi Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk melihat kondisi anggota polisi yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja yang berakhir ricuh pada Kamis 8 Oktober 2020.
Enam orang anggota Brimob yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati.
"Ada 28 anggota yang menjadi korban, dan saat ini masih ada enam orang yang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati," kata Irjen Nana Sudjana di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2020).
Baca juga:
Polisi Telusuri Aktor Intelektual Perusuh Demo UU Cipta Kerja
Kapolda Metro Jenguk Anak Buah di RS Polri Kramat Jati
Amankan Hampir 1.000 Orang, Polda Metro Pastikan Bukan Buruh dan Mahasiswa
Nana menjelaskan, kondisi enam anggota polisi yang menjadi korban dalam unjuk rasa Omnibus Law RUU Cipta Kerja sudah membaik, berkat perawatan yang dilakukan para dokter di RS Polri Kramat Jati.
"Mereka semua itu menjadi korban dampak dari unjuk rasa yang terjadi kemarin," ujarnya.
Selain anggota polisi, dikatakan Nana, RS Polri Kramat Jati juga masih merawat empat orang masyarakat sipil yang juga mengalami nasib serupa. Kondisi mereka pun semakin membaik setelah mendapat perawatan yang sama di RS Polri Kramat Jati.
"Semoga semuanya bisa semakin sehat dan kembali dapat menjalakan akitivitas hariannya," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.