Geng Motor Bersenjata Tajam Resahkan Warga Jambi

Azhari Sultan, Okezone · Senin 12 Oktober 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 340 2292094 geng-motor-bersenjata-tajam-resahkan-warga-jambi-V2SnYEZMjK.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAMBI - Akhir-akhir ini Kota Jambi dihebohkan adanya sekelompok orang atau geng motor yang membawa senjata tajam. Akibatnya, masyarakat dibuat resah.

Untuk memastikan itu, pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi, memburu kelompok bersenjata yang saat ini tengah meresahkan warga Kota Jambi tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres menuturkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap sekelompok orang atau geng motor yang membawa senjata tajam itu.

"Kita masih lakukan penyelidikan, dan kita akan berupaya secepatnya menangkap dan menindak tegas pelaku ini," ungkap Handres, Senin (12/10/2020).

Baca Juga:  Polisi Cek Video Viral Kelompok ABG Bawa Sajam di Cibubur

Menurutnya, kelompok atau geng motor yang saat ini tengah ramai di perbincangkan tersebut, selalu menyasar orang-orang yang sedang berkumpul.

"Mereka ini tanpa sebab, para pelaku langsung menyerang warga yang sedang berkumpul dengan menggunakan berbagai macam senjata tajam, sehingga membuat warga berlari menghindar," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam pekan terakhir ini, warga Kota Jambi sedang dihebohkan dengan pesan berantai yang beredar luas melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan berantai tersebut, dikatakan sekelompok orang yang mengatas namakan "Remaja Bersatu" sedang beraksi di Kota Jambi.

Kemudian pesan tersebut juga menyampaikan bahwa, para kelompok tersebut konvoi dengan membawa samurai, mulai dari kawasan Makalam, Legok, Murni dan sejumlah orang telah menjadi korban.

Dalam pesan berantai yang beredar luas melalui pesan WhatsApp tersebut, yakni "Buat tmn², yg suko main mlm (*NGOJEK*) Hati²...sbb jambi lh ado geng motor, yg mengatas namakan remaja bersatu, Makalam, legok, murni..tiap mlm kompoi bawak samurai, sudah ado korban, mlm tdi villa kenali di serang, dkt alfamart, tukang jago mlm jdi korban, dan satu orng di kota baru tugu kris keno bacok, hati² lurr..ini bukan hoak," isi pesan yang beredar sejak dua hari kemarin.

Selanjutnya, Handres mengimbau untuk masyarakat tidak membalas aksi sekelompok orang tersebut, yang justru menimbulkan kericuhan yang baru.

Baca Juga:  Polisi Kejar Geng Motor Pelaku Pembacokan di Pesanggrahan

Dia meminta, agar warga mengikuti peraturan batas jam malam, yang saat ini diberlakukan kembali.

"Saya mohon untuk warga tidak ada berkumpul di luar jam malam yang ditentukan oleh Pemerintah Kota Jambi. Dan kasus ini masih dalam penyelidikan, kita akan tindak pelaku ini," tutur Handres.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini