JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan antisipasi untuk mencegah potensi terjadinya bencana alam menjelang musim hujan.
Apalagi, kata Wiku, musim hujan dewasa ini berlangsung di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 sehingga diperlukan langkah antisipatif yang konkret.
"Satgas mengimbau Pemda untuk meningkatkan koordinasi dengan BNPB dan BPBD, TNI dan Polri serta lembaga terkait lainnya sebagai langkah antisipasi. Kita harus betul-betul siap siaga sebelum itu terjadi," kata Wiku, Jakarta, Jumat (16/10/2020).
Antisipasi bencana alam itu, kata Wiku, penting dilakukan lantaran Indonesia merupakan wilayah rawan bencana alam. Sebab itu, pemerintah dan masyarakat diminta mewaspadai musim hujan yang akan berlangsung selama 6 bulan ke depan.
"Pengaruh dari fenomena alam La Nina pada bulan-bulan ke depan ini akan berdampak pada peningkatan intensitas hujan sampai dengan sebesar 40% di atas rata-rata dan berpotensi memicu terjadinya bencana alam hidrometeorologi yang meliputi banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, serta puting beliung. Bahaya bencana alam ini sayangnya akan dihadapi banyak masyarakat Indonesia di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang cukup menyulitkan dan membawa bahaya tersendiri pada keselamatan masyarakat," tutur Wiku.
Wiku menjelaskan, upaya mitigasi yang dapat dilakukan berkaca pada pengalaman menghadapi bencana alam pada tahun-tahun yang lalu, yakni perbaikan tata kelola air dari hulu ke hilir serta optimalisasi danau, embung, sungai dan kanal untuk betul-betul dapat mengantisipasi debit air yang berlebih pada masa-masa yang akan datang ini.