Minim Saksi, Polisi Kesulitan Cari Balita 17 Bulan yang Hilang di Malang

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 17 Oktober 2020 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 519 2295258 minim-saksi-polisi-kesulitan-cari-balita-17-bulan-yang-hilang-di-malang-twxofwaTXL.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MALANG – Polsek Bulawang kesulitan mengungkap hilangnya bayi 17 bulan bernama Bagus Setia Ramadhan. Minimnya saksi mata dan tak adanya warga yang mengetahui keberadaan sang balita jadi penyebabnya. 

“Kita harus mengumpulkan saksi-saksi informasi yang ada. Itu minim sekali saksi-saksi. Ini yang buat kita kesulitan,” ujar Kapolsek Bulalawang, Kompol Pujiono saat dihubungi Okezone, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Pujiono, meski lokasi hilangnya bayi berada di permukiman padat penduduk di sekitar Pasar Bululawang. Namun saat kejadian pada Kamis 15 Oktober 2020 sekitar pukul 13.30-14.00 WIB, tak ada warga yang mengetahuinya.

Foto: Medsos

“Ya itu kita heran padatnya (permukiman) kayak gitu kok enggak ada yang tahu, kan heran. Itu siang lagi hilangnya antara jam 13.30-14.00 WIB,” tambahnya.

Pihaknya bersama warga telah melakukan pencarian di sekitar lokasi, bahkan sampai menuju Pasar Bulalawang yang tak jauh dari lokasi hilangnya Bagus. Namun sejak Kamis sore hingga Sabtu pagi 17 Oktober 2020, hasil pencarian masih nihil. 

Baca juga: Kronologi Bayi 17 Bulan Hilang saat Pergi ke Rumah Nenek

“Kamis itu kita lakukan lidik (penyelidikan). Setelah kemarin sampai malam lanjut lagi sampai jam 23.00 WIB masih lidik. Belum ada hasil. Sekarang ini nyari informasi masih di lapangan anggota, masih nihil,” ujar dia. 

Pihaknya masih mendalami dugaan penculikan. “Bisa membuktikan enggak (diculik), kalau diculik kan enak, kita tinggal nangkap saja. Ini diculik atau nyemplung kali enggak tahu, minim sekali saksi,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Bagus Setia Ramadhan dilaporkan hilang sesaat setelah ia pulang bermain dari rumah neneknya. Anak dari pasangan suami istri Danang Andrianto dan Rustin Cahyani dilaporkan hilang pada Kamis 15 Oktober 2020.

Hingga Sabtu siang ini kepolisian, bersama PMI Kabupaten Malang dan warganya sekitar bahu membahu melakukan pencarian. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini