Diduga Hendak Edarkan 1 Kg Ganja, 4 Warga Papua Ditangkap

Edy Siswanto, Okezone · Rabu 21 Oktober 2020 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 340 2297121 diduga-hendak-edarkan-1-kg-ganja-4-warga-papua-ditangkap-vlptU3gHF8.jpg Rilis pengungkapan kasus peredaran 1 Kg ganja di Papua. Foto: Edy Siswanto

JAYAPURA - Petugas gabungan personel Satgas Pangamanan Perbatasan (Pamtas), Lantamal X Jayapura, Polri, Imigrasi, dan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (TMP) C Jayapura serta BNN Papua menangkap empat warga yang diduga hendak mengedarkan narkoba.

Untuk mengusut kasus ini, petugas mengamankan barang bukti (BB) 1 Kg ganja kering. Sementara empat yang diamankan terdiri dari MM (30), OM (20), dan NM (20) yang ketiganya warga Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, dan satu lagi berinisial TH (43) warga Kota Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

"Kami tim gabungan bersinergi untuk memberantas peredaran narkotika di Perbatasan Negara. Karena kalau sampai generasi muda kita kena, maka akan hancur masa depannya," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (TMP) C Jayapura Alberth Simorangkir saat rilis kasus pada Selasa 20 Oktober 2020.

Turut hadir dalam rilis pengungkapan kasus tersebut di Gedung Keuangan Negara, Entrop Jayapura, Selasa (20/10/2020)., yakni Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskial Katiandagho, Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis Raider/413 Bremoro Mayor Inf. Anggun Wuriyanto, perwakilan BNN Provinsi Papua AKBP Muhammad Safei AB, dan Kasat Narkoba  Polres Keweom AKP Sumadiyono.

Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan kerj asama semua pihak untuk memerangi narkoba di wilayah perbatasan  Indonesia-Papua Nugini penting ditingkatkan.

"Jadi perbatasan kita terbentang dari Slow Kota Jayapura sampai ke Pegunungan Bintang dengan jarak sekitar 350 Km. Sementara ada 51 pos TNI tergelar sepanjang jarak itu, maka ini kalau hanya TNI, tidak akan mampu. Maka kami berkolaborasi dengan semua pihak, baik Polri, BNN, Lantamal X Jayapura, dan Bea Cukai," tuturnya.

Baca Juga: Patroli di Perbatasan Papua, Prajurit TNI Tangkap 3 Pemuda Bawa 14 Paket Ganja

Ia pun mengapresiasi peran masyarakat untuk turut menginformasikan penyelelundup ganja atau barang ilegal lain ke Indonesia, baik yang melewati laut maupun darat.

"Mereka ini terus mencari celah untuk bisa menyelundupkan ganja dari PNG atau juga dari wilayah perbatasan ke Kota. Nah ini peran semua pihak sangat penting. Kita memang selama ini sudah berkoordinasi dengan para tokoh juga dan hasilnya kita lihat sering ada penangkapan,"ucapnya.

Danlantamal X Jayapur, Laksma TNI Yeheskial Katiandagho menyebut operasi perbatasan tidak hanya dilakukan di darat, namun juga di laut Jayapura. Pengagalan upaya penyelundup kerap dilakukan melalui laut oleh Pasukan AL. 

Baca Juga: Marak Begal Sepeda, Polisi Diminta Gelar Patroli Khusus 

"Seminggu sudah tiga kali ini penangkapan, ini menunjukan mereka masih bisa masuk mencari celah, oleh karena itu kerja sama lintas sektoral penting sebagai wujud sinergitas untuk negeri di bawah Kodam XVII/ Cenderawasih. Kami juga menyampaikan terima kasih atas peran masyarakat,"ucapnya.

Sementara BNN Papua dan Kasat Narkoba Polres Keerom sepakat penindakan tegas kepada para penyelundup termasuk jaringannya harus dilakukan. Perang melawan narkoba penting untuk menyelamatkan warga.

"Kita harus bahu membahu melawan narkoba ini, demi generasi muda Papua. Kalau saja sampai narkoba ini kena di remaja-remaja kita ini, maka masa depannya akan hancur. Maka kami sepakat dan akan bersama-sama terus memberantas peredaran narkoba di Papua. Baik dari PNG, perbatasan atau dari luar Papua," kata AKBP Muhammad Syafei.

Keempat pelaku akan menjalani pemeriksaan urine di RS Bhayangkara Polda Papua dan selanjutnya akan menjalani serangkaian proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini