Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Gangguan Jiwa, Pria Ini Berkeliaran di Permukiman Sambil Bawa Sajam

Taufik Budi , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2020 |21:17 WIB
 Diduga Gangguan Jiwa, Pria Ini Berkeliaran di Permukiman Sambil Bawa Sajam
Polisi saat mengamankan orang diduga gila (foto: Dok Humas Polsek Padamara)
A
A
A

PURBALINGGA - Seorang pria yang diduga menderita gangguan jiwa berkeliaran sambil membawa sabit, di Desa Padamara, Kabupaten PurbaIingga, Jawa Tengah. Akibatnya, warga ketakutan karena dikhawatirkan pelaku bakal mengamuk atau menyerang dengan sabit tersebut.

Warga pun melaporkan kejadian itu ke petugas Polsek Padamara. Polisi yang datang ke lokasi kemudian bersama warga berusaha mengamankan pria tersebut. Namun prosesnya tidak mudah, karena harus membujuk agar tidak menimbulkan korban.

“Sabit masih dipegang pria tersebut dikhawatirkan digunakan untuk menyerang,” kata Kapolsek Padamara, AKP Tri Arjo Irianto kepada awak media, Rabu (21/10/2020).

Setelah dibujuk, pria gangguan jiwa yang meresahkan warga berhasil diamankan. Walaupun tidak mengamuk namun pria tersebut meresahkan warga karena berkeliaran sambil membawa senjata tajam. Selanjutnya, pria itu diserahkan ke Rumah Singgah Perlindungan Sosial Dharma Perwira.

 penangkapan

"Karena tanpa identitas dan diduga kuat mengalami gangguan jiwa, maka kita serahkan di rumah singgah yang merupakan tempat penampungan sementara di Kabupaten Purbalingga," lugasnya.

Sementara itu, Miyanto (52), warga Desa Padamara menyampaikan bahwa pria gangguan jiwa tersebut sudah sering terlihat berkeliaran di sekitar desa. Biasanya pria itu hanya meminta makanan maupun uang kepada warga.

"Namun karena terlihat membawa sabit dan takut membahayakan akhirnya kita laporkan ke polisi. Alhamdulillah pria gangguan jiwa tersebut bisa diamankan sehingga tidak membuat takut warga," ucapnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement