Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satgas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Soal Keamanan Vaksin Covid-19

Dita Angga R , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2020 |20:07 WIB
 Satgas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Soal Keamanan Vaksin Covid-19
Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, Wiku (foto: Dok BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan, bahwa proses pengembangan vaksin membutuhkan proses yang sangat panjang. Dia mengatakan, hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas dari vaksin.

“Jadi untuk memastikan keamanan dan efektivitas vaksin Covid-19 maka para pengembangan vaksin harus melalui berbagai tahapan pengembangan. Termasuk uji klinik fase I, hingga kelas III. Tahapan-tahapan ini merupakan upaya yang berbasis medis dan ilmiah untuk memastikan keamanan efektivitas, dan juga dosis aman yang dapat digunakan kepada masyarakat. Vaksin yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat adalah vaksin yang lulus pada semua tahapan uji klinis sehingga aman dan efektif untuk digunakan,” kata Wiku saat konferensi pers, Kamis (22/10/2020).

Baca juga:

Antisipasi Penyebaran Covid-19 saat Libur Panjang, Mendagri Berikan 11 Arahan ke Pemda

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 4.432, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

Dia pun menjelaskan, proses pengembangan vaksin. Hal pertama yang dilakukan adalah penelitian dasar untuk meneliti tentang virusnya, kemudian sel-sel yang terkait dengan virus tersebut. Lalu dilanjutkan uji praklinis adalah pengujian di dalam sel dan dilanjutkan kepada hewan percobaan.

“Jadi kembali lagi saya ingatkan bahwa uji praklinis itu untuk memastikan, bahwa vaksin ini nanti aman apabila diujikan pada manusia. Sebelum dipakai harus diujikan dulu pada hewan,” tuturnya.

Kemudian masuk pada proses uji klinis yang terdiri dari tiga fase. Uji klinis fase I dilakukan dengan jumlah sampel minimal 100 orang. Fase ini untuk menilai dan memastikan keamanan pada manusia serta menilai farmakokinetik dan farmakodinamik.

“Jadi bagaimana proses vaksin itu tersebut masuk kepada manusia, dan melalui proses farmakokinetik dan farmakodinamik. Dan di dalam uji klinis fase I ini untuk menentukan rentang dosis aman. Jadi pertama sudah di uji praklinis pada hewan percobaan untuk memastikan bahwa itu aman untuk manusia. Yang berikutnya lagi adalah uji klinik fase I juga memastikan keamanan dosis pada manusia,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement