Viral Pria Benturkan Kepala Anak Laki-Laki ke Meja Biliar

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Sabtu 24 Oktober 2020 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 608 2298990 viral-pria-benturkan-kepala-anak-laki-laki-ke-meja-biliar-o11F2JS1F9.jpg Penganiayaan anak dengan membenturkan kepalanya ke meja biliar jadi viral (Foto: Tangkapan layar aksi penganiayaan)

TEBINGTINGGI - Aksi penganiayaan terhadap seorang anak laki-laki di tempat permainan biliar, mendadak viral di jagad maya. Hal itu lantaran aksi terekam dalam video berdurasi 56 detik dan telah diunggah ke media sosial (medsos), terbilang sadis.

Pria yang menjadi pelaku penganiayaan dalam video itu, meninju wajah sang anak berulang kali. Dia juga membenturkan kepala sang anak ke meja biliar. Padahal sang anak sudah merasa kesakitan dan orang-orang yang berada di lokasi penganiayaan itu, sudah meminta pelaku untuk melepaskan korban. Pelaku juga memukul seorang perempuan yang belakangan diketahui sebagai ibu dari anak laki-laki itu.

Kasus penganiayaan itu pun kini sudah dilaporkan ke Polisi, melalui Polres Kota Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP James Hutagaol membenarkan adanya insiden itu. Ia mengaku pihaknya sudah menangkap pria pelaku penganiayaan dalam video tersebut.

"Iya benar, pelaku berinisial SP alias Salmon (62). Aksi penganiayaan itu terjadi di arena permainan biliar di Dusun Pekan Sei Birung, Kecamatan Bandar Kalifah, Kabupaten Serdang Bedagai. Tapi masuk wilayah hukum Polres Tebingtinggi. Saat melakukan penganiayaan itu, pelaku dalam keadaan sadar dan tidak dalam pengaruh minuman keras," sebut AKBP James, Sabtu (24/10/2020).

Baca Juga : Pengamat : Masalah Layangan Sudah Lama Jadi Perhatian Dunia Penerbangan

Saat ini, kata James, Salmon sudah dijebloskan ke penjara. Dia dijerat dengan dua pasal berlapis. Yakni Pasal 80 Ayat (1) pada Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal tentang penganiayaan seperti disebutkan pada Pasal 351 Ayat (1) dan Ayat (4) KUHPidana.

"Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara," kata James.

Sementara itu untuk korban, sambung James, diketahui berinisial DS (12) dan ibunya SRH (49). Keduanya kini menjalani perawatan di rumah sakit. "Kedua korban dirawat di RS Bhayangkara Tebingtinggi. Kondisinya lebam-lebam," ujar James.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini