"Tapi wilayah yang ada pilkadanya lebih siap, lebih nekat lebih berani lah berani," imbuhnya.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Kampanye Pilkada 2020 Harus Taati Protokol Kesehatan
Dengan demikian, Burhanuddin melanjutkan, secara total responden yang menginginkan pilkada dibatalkan 50,2% dan 43,4% tetap lanjut. Menurutnya, ada kontribusi dari pernyataan PBNU, Muhammadiyah dan beberapa elemen masyarakat lainnya. Sementara 6,4% tidak menjawab.
"43 persen total seluruh responden seluruh wilayah yang mengatakan sebaiknya tidak ditunda. Meskipun sedikit lebih banyak yang meminta penundaan," terangnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.