Relawan Kotak Kosong di Raja Ampat Dianiaya Sekelompok Orang

Chanry Andrew S, iNews · Minggu 25 Oktober 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 340 2299296 relawan-kotak-kosong-di-raja-ampat-dianiaya-sekelompok-orang-VW1J9hiE7f.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Kejadian tersebut dibenarkan juga oleh Kepala Kampung Atkari Abraham Falle, dan ia menyelesaikan kejadian ini. Sebelumnya, juga terjadi penyerangan kepada anggota tiga Tim Sosialisasi Kolom Kosong di kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan. Anggota Tim Sosialisasi Kolom Kosong yang diserang atas nama Abraham Umpain, Salimudin Salim dan Muhamad Umar Saifudin, ketika acara sosialisasi sedang berlangsung.

Kapolsek Misool, Iptu Max Pigai membenarkan bahwa telah terjadi dugaan penganiayaan. Namun, pihaknya juga telah mengarahkan para korban untuk melaporkan hal tersebut ke Polres Raja Ampat.

"Ya memang benar yah ada informasi tersebut, kejadian tadi malam yah, tapi karena keterbatasan personel di Polsek Misool, kami telah mengarahkan korban penganiyaan untuk melaporkannya ke Polres Raja Ampat," ujar Iptu Max Pigai yang dikonfirmasi Okezone.

Tak hanya di distrik Misool, di kota Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, seorang relawan KOKO bernama Agus, juga diserang di rumahnya oleh sekelompok orang berjumlah sekitar 15 orang, penyerangan dilakukan di rumah Agus dengan menggunakan sejumlah kayu dan besi. Akibat kejadian itu, Agus mengalami beberapa luka pada bagian tubuhnya.

Belum diketahui pasti penyebab penyerangan terhadap Agus yang merupakan relawan Kotak Kosong tersebut. Hingga saat ini para korban telah berada di Polres Raja Ampat bersama sejumlah relawan Kotak Kosong untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu sempat terjadi insiden saling kejar antara dua kubu di halaman Mapolres Raja Ampat, namun insiden tersebut dengan cepat diredam oleh Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre Manuputty dan sejumlah anggota yang langsung melerai kedua kubu yang tengah emosi.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre Manuputty belum dapat dikonfirmasi Okezone, karena masih tengah berupaya menenangkan kedua kubu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini