Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penginjil AS Prediksi Kemenangan Trump di Pilpres 2020 Akan Diikuti dengan Kiamat

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2020 |18:01 WIB
Penginjil AS Prediksi Kemenangan Trump di Pilpres 2020 Akan Diikuti dengan Kiamat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Gedung Putih)
A
A
A

SEORANG penginjil terkenal Amerika Serikat (AS) dan mantan calon presiden Partai Republik, Pat Robertson memprediksi Donald Trump akan kembali memenangi pemilihan presiden 2020 pada November, yang kemudian diikuti dengan terjadinya Hari Kiamat.

Robertson membuat klaim itu setelah menerima apa yang dia katakan sebagai pesan langsung dari Tuhan.

"Menurut apa yang saya percaya Tuhan katakan kepada saya, presiden akan dipilih kembali", Robertson menegaskan dalam acara televisinya.

BACA JUGA: Nikahi Pendukung Trump, Perempuan AS Bersumpah Cerai Jika Suaminya Tak Pilih Biden

Pengkhotbah berusia 90 tahun itu mengatakan bahwa hasil pemilu akan "menyebabkan kerusuhan sipil, dan kemudian perang melawan Israel dan seterusnya…".

Setelah konflik, Robertson mengklaim, akan ada "waktu damai" katanya, sebelum kemudian berkata: "Dan mungkin akhir (dunia)".

Pandangan Robertson dengan cepat menjadi viral di Twitter, dengan beberapa pengguna dengan cepat menunjukkan bahwa sebagian besar prediksi apokaliptik Robertson sebelumnya tidak terjadi.

Warganet mengungkapkan rasa frustrasi mereka dengan pemilihan tersebut dan memposting photoshop tanda gereja yang menyatakan dukungan Tuhan untuk calon Demokrat Joe Biden. Warganet lain menggambarkan prediksi kemenangan Trump yang diikuti dengan kiamat itu sendiri sebagai pembenaran untuk memilih Biden.

BACA JUGA: Pilpres AS Disebut Jadi Target Serangan Ilmu Hitam

Orang-orang yang memproklamirkan diri sebagai “golongan kiri” di Twitter mengancam akan memastikan akhir zaman terjadi jika Trump memenangkan pemilihan kembali.

Sementara beberapa mengatakan mereka setuju dengan pengkhotbah evangelis, bahwa Trump akan menang melawan Tuhan dan "musuh" Amerika.

 

Robertson sebelumnya adalah pendukung kuat Trump. Pendeta itu kemudian menarik dukungannya kepada presiden setelah mengklaim bahwa Trump "kehilangan mandat surga" setelah mendorong penarikan pasukan AS dari Suriah.

Robertson tidak hanya membuat prediksi kiamat sejak 1970-an, tetapi dia juga mengklaim bahwa Tuhan mengatakan kepadanya bahwa kandidat dari Partai Republik Mitt Romney akan memenangkan pemilihan pada 2012 dan menjadi presiden dua masa jabatan bahkan ketika Presiden AS Barack Obama memenangkan masa jabatan keduanya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement