Korban Tewas Gempa M-7 di Turki dan Yunani Bertambah Jadi 26

Rahman Asmardika, Okezone · Sabtu 31 Oktober 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 18 2301989 korban-tewas-gempa-m-7-di-turki-dan-yunani-bertambah-jadi-26-msrmpskyPW.jpg Foto: Twitter.

ANKARA – Gempa berkekuatan magnitude 7.0 yang mengguncang Turki dan Yunani pada Jumat (30/10/2020) telah menewaskan setidaknya 26 orang. Gempa tersebut juga menyebabkan tsunami kecil di Pulau Samos di Laut Aegean dan gelombang laut yang mengubah jalan-jalan menjadi sungai yang deras di satu kota di pantai barat Turki.

Sebagian besar kerusakan di Turki terjadi di dalam dan sekitar kota resor Izmir di tepi Laut Aegean, yang memiliki tiga juta penduduk dan dipenuhi dengan blok apartemen bertingkat tinggi. Masih belum jelas berapa jumlah orang yang terjebak di bawah reruntuhan sementara tim penyelamat menggali puing-puing bangunan.

BACA JUGA: Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Guncang Yunani, Dirasakan di Turki

Pejabat Turki mengonfirmasi 24 orang tewas dan hampir 800 luka-luka setelah gempa melanda provinsi pesisir Izmir, demikian diwartakan Al Jazeera.

Di Yunani, dua remaja - laki-laki dan perempuan - tewas di Pulau Samos ketika sebuah bangunan runtuh menimpa mereka.

Para menteri luar negeri Turki dan Yunani berjanji pada Jumat berjanji untuk membantu satu sama lain dalam upaya penyelamatan dan pemulihan. Kedua negara terlibat dalam sengketa hak energi Mediterania timur yang telah meningkatkan ketegangan antara Athena dan Ankara.

“Menteri Luar Negeri Yunani (Nikos) Dendias menghubungi menteri kami Mevlut Cavusoglu untuk mendoakan yang terbaik untuknya. Kedua menteri menekankan bahwa mereka siap untuk membantu satu sama lain jika diperlukan,” kata kementerian luar negeri Turki sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Gempa Turki

Hal Serupa juga disuarakan pemimpin kedua negara, yang mengatakan mereka siap membantu negara lain jika diperlukan dan menekankan pentingnya solidaritas.

“Apa pun perbedaan kami, ini adalah saat-saat ketika rakyat kami perlu berdiri bersama,” kata Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis dalam sebuah cuitan di Twitter.

"Bahwa dua tetangga menunjukkan solidaritas di masa-masa sulit lebih berharga daripada banyak hal dalam hidup," kara Presiden Turki Tayyip Erdogan menanggapi cuitan Mistotakis.

Kerja sama antara Turki dan Yunani setelah gempa bumi dahsyat 1999 menyebabkan periode hubungan yang lebih hangat antara kedua negara.

Laporan yang sama disampaikan badan manajemen kebencanaan Turki AFAD menyebutkan gempa itu berada di kedalaman 16,5 km. Gempa itu terasa di sepanjang pantai Aegean Turki dan wilayah barat laut Marmara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini