WASHINGTON – Kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump, mengaku belum menyiapkan pidato untuk menyambut hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2020. Ia belum menulis pidato untuk menerima kemenangan ataupun akhirnya harus menelan kekalahan.
Hal itu disampaikan Trump saat bertemu wartawan di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Selasa 3 November 2020 waktu setempat. Dalam kesempatan itu, ia mengaku belum memikirkan pidato jika dia kalah ataupun menang dari Pilpres AS 2020.

Lebih lanjut, Trump pun mengatakan bahwa menelan kekalahan bukanlah hal yang mudah dilakukan. Ia sendiri bukan orang yang mudah untuk menerima hasil tersebut.
BACA JUGA: Quick Count Pilpres AS: Biden Menang di Connecticut, Trump Berjaya di Nebraska
“Tidak, saya belum memikirkan tentang pidato kekalahan (concession speech) atau pidato kemenangan (acceptance speech),” ujar Trump, sebagaimana dikutip dari Independent, Rabu (4/11/2020).
“Anda tahu, menang itu mudah, tetapi kalah tidak pernah mudah. Bukan untuk saya, itu tidak mudah,” lanjutnya.
Sejauh ini, Trump sendiri diketahui tengah berada dalam kondisi tertinggal dalam penghitungan cepat atau quick count hasil Pilpres AS 2020. Ia baru mengantongi total 72 suara electoral dari sejumlah wilayah, seperti South Dakota, Oklahoma, Arkansas, Kentucky, dan masih banyak lagi.
Sementara itu, rival semata wayangnya, yakni Joe Biden, telah mengantongi total 109 suara. Biden menang di New York, Vermont, New Jersey, dan masih banyak lagi. Saat ini, proses penhitungan suara pun masih terus berlanjut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.