Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dampak Pandemi Covid-19, Hampir 850 Ribu Anak Belum Dapatkan Imunisasi Dasar Lengkap

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 05 November 2020 |12:35 WIB
Dampak Pandemi Covid-19, Hampir 850 Ribu Anak Belum Dapatkan Imunisasi Dasar Lengkap
Ilustrasi imunisasi. (Foto : Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – United Nations Children’s Fund (Unicef) Communications Development Specialist, Rizky Ika Syafitri mengungkapkan, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hampir 850 ribu atau sebanyak 836.993 anak belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Ini diakibatkan kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas ataupun Posyandu terganggu dampak pandemi virus corona (Covid-19).

“Data Kemenkes yang menunjukkan bahwa hampir seluruh jenis imunisasi belum tercapai targetnya sampai pada Juli. Ini karena lagi-lagi kondisi pandemi yang terjadi saat ini. Kalau dihitung jumlah anak, hampir mencapai 850 ribu anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap sampai Juli 2020 akibat gangguan di tingkat layanan yang disebabkan pandemi Covid-19,” ucap Rizky dalam diskusi secara virtual (5/11/2020).

Dari data tersebut, jumlah anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap terbanyak berada di provinsi Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Aceh, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Rizky pun mengungkapkan dampak risiko jika anak tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

“Jadi jika melakukan cakupan imunisasi dasar rutin ada polio, ada untuk tuberkulosis, ada untuk Difteri, untuk campak ini terus menurun, bukan tidak mungkin kita akan mengalami kejadian luar biasa (KLB) atau wabah penyakit-penyakit tersebut,” kata Rizky.

Jika tidak dilaksanakan imunisasi dasar lengkap, menurutnya, akan ada potensi double outbreak. “Bayangkan kalau saat ini kita sedang mengalami pandemi Covid-19, kemudian kita harus mengalami wabah dan KLB penyakit-penyakit yang sebenarnya sangat mudah mencegahnya dengan imunisasi,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement