Ruas Tol BORR Seksi IIIA Siap Mengurai Kemacetan di Kota Bogor

Agustina Wulandari , Okezone · Jum'at 06 November 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 1 2305525 ruas-tol-borr-seksi-iiia-siap-mengurai-kemacetan-di-kota-bogor-OjOnQPJmka.jpeg Foto : Dok.Kementerian PUPR

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah merampungkan pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA (Ruas Simpang Yasmin - Kayu Manis) sepanjang 3 Km dan kini siap untuk dioperasikan. Dengan total panjang 11.4 km, ruas tol BORR menjadi jalur alternatif untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Kota Bogor dan sekitarnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Jalan Tol BORR menjadi jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di Kota Bogor yang dapat memudahkan pergerakan masyarakat dan meningkatkan taraf ekonomi Kota Bogor sebagai bagian dari Kawasan Metropolitan Jabodetabekpunjur.

Ruas Tol BORR Seksi IIIA (Ruas Simpang Yasmin - Kayu Manis) telah melalui tahap Uji Statis dan Uji Dinamis dengan menggunakan kendaraan berat jenis truk yang berhenti di tengah-tengah Jalan Tol lebih dari satu kali untuk mendapatkan hasil yang konsisten dan mengetahui kualitas kekuatan jembatan Tol tersebut.

Pelaksanaan uji dinamis bertujuan untuk mengetahui faktor redaman jembatan dan Dynamic Amplification Factor (DAF), yaitu perbandingan antara amplitudo akibat beban dinamis dengan amplitudo akibat beban statis yang akan menunjukkan karakteristik dari jembatan tersebut.

Jalan Tol BORR yang dikelola oleh PT. Marga Sarana Jabar terbagi menjadi 3 seksi, yaitu Seksi I Sentul Selatan – Kedung Halang yang telah dioperasikan pada tahun 2009, Seksi IIA Kedung Halang – Kedung Badak yang diresmikan pada tahun 2014 dan Seksi II B Kedung Badak – Simpang Yasmin yang telah diresmikan tahun 2018 lalu dengan panjang Seksi I dan II yaitu 8,45 Km. Kemudian dilanjutkan Seksi III Simpang Yasmin – Kayu Manis) dengan panjang 3 Km.

Jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp2,05 triliun tersebut dibangun dua arah menggunakan jenis perkerasan kaku dan memiliki masa konsesi selama 45 tahun sejak SPMK. Bertindak sebagai kontraktor PT PP (Persero) Tbk dengan konsultan PT Indec Internusa JO dan PT Eskapindo Matra.

Dibangunnya jalan bebas hambatan di Kota Bogor ini diharapkan dapat menjadi penunjang kegiatan ekonomi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya sekaligus menjadi akses pendukung kegiatan industri dan logistik. Selain itu, Jalan Tol BORR dapat mendukung kawasan wisata di sekitar Kota Bogor yaitu diantaranya kawasan puncak Ciawi dan Kebun Raya Bogor. Jalan Tol ini juga menyajikan panorama Gunung Salak yang indah bagi para pengguna jalan tol saat akan memasuki Kota Hujan.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini