38 Kg Ganja Siap Jual Gagal Beredar di Malang, Tiga Pengedar Ditangkap

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 06 November 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 519 2305290 48-kg-ganja-siap-jual-gagal-beredar-di-malang-tiga-pengedar-ditangkap-XouIKTIdOC.JPG Gelar Perkara Peredaran ganja di Malang (Foto: Okezone/Avirista)

KOTA MALANG - Kepolisian berhasil mengamankan tiga pelaku pengedar besar ganja seberat 38 kilogram di wilayah Malang Raya, Jawa Timur.

Ketiga pelaku yakni AK (35) dan MAP (22) warga Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, serta UA (25) warga Karangploso, Kabupaten Malang, diamankan dari hasil pengembangan.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simamarta menyatakan, bila pelaku diamankan setelah pengembangan dari penangkapan tersangka pengedar ganja sebelumnya.

"Ketiga tersangka diamankan pada Kamis 22 Oktober 2020 pukul 20.30 WIB, dimana dari ketiga pelaku yang diamankan berhasil ditemukan tiga bungkus lakban coklat besar dan tiga bungkus ganja dalam plastik tranparan berukuran sedang," ujar Leonardus Simarmata saat memimpin rilis pada Jumat siang (6/11/2020).

Selanjutnya, kepolisian melakukan penggeledahan di kediaman milik AK dan MAP di Jalan Simpang Akordion, Tunggulwulung, Kota Malang. Di sini kepolisian berhasil menyita 38 bungkus paket ganja di dalam rumah.

"Barang bukti total ada 38 kilogram ganja yang berhasil diamankan dari tiga pelaku ini. Semua sudah siap edar," ucap mantan Wakapolrestabes Surabaya ini.

Dari keterangan pelaku, Leo menyebut pelaku ini telah beroperasi selama satu tahun mengedarkan ganja di wilayah Malang raya. Ketiganya mengedarkan ganja dengan cara ranjau dan mendapatkan dari pemasok lainnya berinisial EK.

"Pelaku ini mendapat ganja dari EK, masih buron berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) dan EK ini informasinya dapat barang dari LTP, juga masih DPO," tuturnya.

Kepolisian sendiri selain masih memburu dua pelaku yakni EK dan LTP, juga masih mendalami keberadaan barang bukti ganja lainnya yang belum diamankan.

"Dari 100 kilogram ganja yang informasi diedarkan baru 48 kilogram yang berhasil kami amankan. Kami masih kembangkan ke pelaku lain termasuk mencari barang bukti," bebernya.

Akibat perbuatannya ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 111 ayat 2 juncto pasal 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. "Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal untuk 10 tahun penjara, dendanya minimal Rp 1 miliar, paling banyak Rp 10 miliar," paparnya.

Leonardus menyampaikan jajarannya tengah mengincar pengedar narkotika berskala besar yang ada di Malang raya. Dirinya pun memperingatkan kepada para pengedar atau bandar narkotika untuk menghentikan perbuatannya.

"Kita dan jajaran komitmen memerangi peredaran narkoba berupaya tidak hanya mencari yang kecil-kecil, karena mungkin hanya pemakai saja, malah kita hindari. Kita mencari yang kualitasnya besar seperti ini. Kita berupaya dan berikhtiar. Jangan salahkan saya yang masih mencoba saya lakukan tindakan tegas. Kalau dikonsumsi berapa kerugian ke anak - anak muda," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini