Heboh Pasien Covid-19 Matanya Hilang Satu, Berikut Faktanya

Hana Purwadi, iNews · Jum'at 06 November 2020 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 519 2305494 heboh-pasien-covid-19-matanya-hilang-satu-berikut-faktanya-ImxOqdPLDW.JPG Tangkap layar Facebook Ingsun

PROBOLINGGO - Beredar video pasien meninggal positif Covid-19 asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, matanya hilang satu. Video berdurasi sekitar 12 detik tersebut langsung menghebohkan dunia maya.

Dalam video tersebut menggambarkan jenazah dengan keadaan kepala dan bagian mata berdarah dan suasana keluarga yang menangis histeris.

Dalam video unggahan Ingsun di Group Facebook info Masyrakat Probolinggo ini, pengunggah menuliskan bahwa penderita positif Corona tapi matanya hilang satu.

Kapolsek Paiton, AKP Noer Choiri, menjelaskan video tersebut tidak benar, matanya tidak hilang, hanya saja ada pendarahan. Korban meniggal positif Covid-19 tersebut bernama Mahmudah(49), warga Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

“Korban meninggal dunia akibat positif Covid-19, dan sebelumnya menderita sakit stroke dan darah tinggi," tutupnya.

Sementara itu, Koordinator penegakan hukum Satgas Covid -19 Kabupaten Probolinggo, Jawa timur, Ugas Irwanto membantah dan menyatakan video viral di Facebook tersebut adalah Hoaks.

Pendarahan mata seperti yang digambarkan di medsos tersebut akibat pasien menderita sakit Stroke dan darah tinggi, sehingga ada pembuluh darah ada yang pecah.

“Kami beserta kerabat dan ulama setempat sudah menyaksikan sendiri, kalau jenazah Bernama Mahmudah tersebut mengalami pendarahan dan bukan matanya hilang satu," ujar Ugas Irwanto.

Ugas menambahkan, jenazah dimakamkan secara protokol kesehatan, selanjutnya petugas akan mencari tahu siapa pengunggah video tersebut. Menurutnya, video tersebut tidak baik dan meresahkan masyrakat meski postingan tersebut sudah dihapus.

Satgas Covid-19 juga akan melakukan tracing kepada kerabat atau masyarakat yang kontak langsung dengan jenazah saat itu.

“Kita pastinya akan lakukan Tracing, karena jenazah Positif Covid -19,” tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini