Putin mengatakan perjanjian itu akan mencakup pertukaran tahanan perang, dengan "semua kontak ekonomi dan transportasi akan dibuka."
Moskow berada dalam aliansi militer dengan Armenia dan memiliki pangkalan militer di sana, tetapi juga memiliki hubungan dekat dengan Azerbaijan dan telah menjual senjata ke kedua negara.
Turki, yang secara terbuka mendukung Azerbaijan, juga akan mengambil bagian dalam proses pemeliharaan perdamaian, menurut presiden Azerbaijan yang bergabung dengan Putin selama pidato tersebut. Namun peran pasti yang akan dimainkan Turki masih belum jelas.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.