Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyebaran Covid-19 Harusnya Disebut Sindemi, Bukan Pandemi

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 13 November 2020 |08:37 WIB
Penyebaran Covid-19 Harusnya Disebut Sindemi, Bukan Pandemi
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

Para peneliti mempertanyakan bagaimana penyakit-penyakit ini berada di dalam tubuh seseorang. Mereka menyimpulkan bahwa, dalam beberapa kasus, kombinasi penyakit memperkuat dampak dan kerusakan yang dialami orang itu.

"Kami melihat bagaimana Covid-19 berinteraksi dengan berbagai kondisi yang sudah ada sebelumnya - diabetes, kanker, masalah jantung, dan banyak faktor lainnya," jelas Singer.

"Dan kami melihat tingkat yang tidak proporsional dari dampak yang merugikan di komunitas miskin, berpenghasilan rendah, dan etnis minoritas."

Pengaruh lingkungan sosial ekonomi

Tiff-Annie Kenny, seorang peneliti di Laval University di Kanada, mengatakan bahwa penyakit seperti diabetes atau obesitas - yang merupakan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Covid-19, lebih sering dialami oleh orang-orang yang berpenghasilan rendah.

Kenny bekerja di Arktika di tengah populasi yang terdampak oleh kerawanan pangan, perubahan iklim, dan pengaturan perumahan yang buruk.

Kondisi sosial yang buruk membuat sulit untuk mematuhi rekomendasi sanitasi seperti mencuci tangan atau menjaga jarak sosial.

Kondisi-kondisi seperti itu, paparnya kepada BBC, menjadi lebih sulit menjalankan rekomendasi kesehatan seperti mencuci tangan atau menjaga jarak sosial.

Tapi, bukankah ini yang terjadi pada kebanyakan penyakit? Bukankah biasanya ada dampak yang lebih besar pada kelompok dengan sedikit akses kesehatan, makanan, pendidikan, dan kebersihan?

Dan, bukankah penyakit-penyakit ini hampir selalu meningkat bila dikombinasikan dengan penyakit lain maupun penyakit bawaan?

Menurut Kenny, itu tidak selalu terjadi. "Ada bukti berkembang bahwa influenza dan flu biasa adalah 'kontra-sindemi'," kata Kenny.

"Artinya, situasinya tidak menjadi lebih buruk: jika seseorang terinfeksi kedua [virus], salah satu [dari penyakit itu] tidak berkembang."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement