Sempat Umbar Tembakan, Pria yang Dianiaya Oknum Polisi Ternyata Guru Ngaji

Ismail Yugo, iNews · Jum'at 13 November 2020 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 340 2309105 sempat-umbar-tembakan-pria-yang-dianiaya-oknum-polisi-ternyata-guru-ngaji-LTDw4HxGcX.jpg Foto: iNews

BENGKULU - Indra Zainudin (20), warga Desa Urai, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, diduga dianiaya oleh oknum polisi berpangkat Bribda dan Bripka. Korban ternyata guru ngaji yang juga berprofesi sebagai pedagang. Korban dianiaya didepan orangtua kandungnya sendiri, Jumat (13/11/2020).

(Baca juga: Aniaya Warga, Rumah Oknum Polisi Dikepung Massa)

"Informasi dari warga seperti itu. Dihadapan orang tuanya. Saat orang tuanya mau melerai, oknum polisi itu lepaskan tembakan. Sekarang korban sudah sadar di Tiara Sella Bengkulu,"ujar Kepala Desa Urai, Dodi Harianda saat dihubungi.

Dodi mengatakan, selain menjadi imam pengganti di masjid, korban merupakan guru ngaji di wilayah tempat tinggalnya. Korban juga tidak memiliki catatan buruk. Bahkan kepribadian Indra Zainudin dikenal baik di mata masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya berharap, peristiwa ini tidak terjadi lagi dikemudian hari, sementara oknum Polisi yang terlibat kasus tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku."Agar dapat ditindak tegas, siapapun itu. Ya unsur penganiayaan itu," tandas Kades.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bengkulu Utara AKP Jufri, tak menapik adanya peristiwa itu, pihaknya telah melakukan penahanan terhadap anggotanya yang diduga sempat terlibat selisih paham dengan salah satu warga. Pihaknya menegaskan, akan memproses semua laporan yang masuk.

"Anggota sudah kita amankan, saat ini telah dilakukan pemeriksaan. Jika terbukti kami akan tindak tegas. Kita tunggu penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Jika hanya mendengarkan dari masing-masing pihak, yang ada hanya pembenaran. Kita tunggu saja, beri kami waktu," tutup Kabag Ops.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini