Diperiksa 10 Jam, Sekda Bogor Dicecar 50 Pertanyaan Terkait Kerumunan Habib Rizieq

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 525 2313356 diperiksa-10-jam-sekda-bogor-dicecar-50-pertanyaan-terkait-kerumunan-habib-rizieq-j7viEysCCi.jpg Sekda Bogor, Burhanudin. (Foto : Sindo/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menjalani pemeriksaan terkait kerumunan massa pada acara yang dihadiri pentolan FPI, Habib Rizieq, di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan terpotong salat Jumat tersebut baru berakhir sekira pukul 20.30 WIB. Dalam pemeriksaan sekitar 10 jam tersebut, Burhanudin mengaku, dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jabar.

Burhanudin yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu diperiksa bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bogor, A Agus Ridallah yang juga Ketua Divisi Penindakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

Keduanya diklarifikasi terkait kehadiran Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan masjid di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor yang menimbulkan kerumunan massa, Jumat (13/11/2020).

"Alhamdulilah saya tuntas, pemeriksaan diawali dari jam 10 diselingi salat Jumat dan isoma. Saya sekda sebagai ketua harian dan Satpol PP sebagai penindakan diminta klarifikasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh panitia di Megamendung, Bogor. Jumatan bersama dan peletakan batu pertama," tutur Burhanudin seusai pemeriksaan di Mapolda Jabar.

"Saya 50 pertanyaan dari identitas sampai penutup, kalau Pak Agus Satpol PP 34 pertanyaan," tutur Burhanudin.

Dalam kesempatan itu, Burhanudin menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin terkait pelaksanaan kegiatan yang dihadiri HRS itu. Selain itu, Burhanudin menegaskan, pihak panitia kegiatan pun tidak pernah mengajukan perizinan, baik kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun pihak kepolisian.

Baca Juga : Ridwan Kamil: 5 Warga Positif Covid-19 Usai Acara Habib Rizieq di Megamendung

"Kami dari gugus tugas tidak pernah mengeluarkan perizinan dan dari panitia tidak pernah mengajukan perizinan ke gugus tugas maupun ke kapolres," tuturnya.

Baca Juga : Acara Habib Rizieq, Ridwan Kamil Beri Sanksi ke Pemkab Bogor

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini