Ketua PA 212 Cilacap Meninggal karena Covid-19

Nuriwan Trihendrawan, Koran SI · Sabtu 21 November 2020 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 525 2313495 ketua-pa-212-cilacap-meninggal-karena-covid-19-kDUWGb2ec5.jpg foto: Okezone

CILACAP – Beredar kabar Ketua Forum Umat Islam (FUI) Cilacap dan Ketua PA 212 Cilacap H Syamsuddin meninggal dunia karena Covid-19 usai menjemput Habib Rizieq, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi, membenarkan Syamsudin meninggal dunia karena terjangkit Covid-19. Namun, berdasarkan keterangan, almarhum tidak memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta.

(Baca juga: TNI Copoti Baliho Habib Rizieq, Andi Arief: Negara Sudah Kalah!)

"Seminggu yang lalu ada aktifitas perjalanan ke wilayah Kecamatan Maos, setelah itu sakit. Kalau terkait kabar itu (ikut menjemput Habib Rizieq di Jakarta), kami tidak mendapatkan info itu,'' ujar Pramesti, Sabtu (21/11/2020).

Sementara itu, Divisi Nahi Munkar FUI Cilacap, Bagdo Tri Siswanto, memberikan klarifikasi untuk meluruskan berita yang viral di media sosial yang diposting oleh akun keadilansemu_reborn.

(Baca juga: Gus Miftah: Masa Dalam Tubuhnya Ada Darah Nabi Menghina Orang Lain!)

“Memang benar beliau meninggal dunia, tapi diagnosa penyakitnya adalah tipes. Beliau masuk Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Cilacap hari Rabu, dirawat selama dua hari, kemudian pada Jumat dinihari pukul 00.30 beliau meninggal dunia,” kata Bagdo Tri Siswanto saat dihubungi, Sabtu (21/11/2020).

Dijelaskan Bagdo, pihak rumah sakit menyarankan prosesi pemakamannya menggunakan standar Covid-19, akhirnya pihak keluarga menyetujuinya dan almarhum H Syamsudin dimakamkan dengan prosesi standar Covid-19.

“Almarhum dimakamkan di TPU Sabuk Janur Kebon Manis Cilacap, jam 09.00 pagi Jumat. 20 November. Pihak keluarga dan kerabat ikut mengiringi perjalanan pemakanan hanya diperbolehkan sampai gerbang pemakaman saja,” jelas Bagdo.

Namun dia belum mengetahui secara persis apakah almarhum meninggal karena Covid-19 atau bukan. Sebab belum diketahui kapan almarhum dites Covid-19 dan belum mendapatkan hasilnya, belum diketahui. Hanya saja pihak rumah sakit menyarankan menggunakan prosesi pemakaman Covid-19.

Dia juga membantah bahwa almarhum ikut ke Jakarta menjemput Habieb Rizieq Shihab (HRS) saat tiba di Tanah Air. Sebab almarhum tidak pergi ke Jakarta ikut menyambut kedatangan Habieb Rizieq. “Beliau tidak pergi ke Jakarta. Beliau tidak ikut menjemput Habieb Rizieq Shihab di Jakarta,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini