Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat Militer Nilai Ancaman Pembubaran FPI Berlebihan dan Lampaui Kewenangan TNI

Rakhmatulloh , Jurnalis-Senin, 23 November 2020 |11:43 WIB
Pengamat Militer Nilai Ancaman Pembubaran FPI Berlebihan dan Lampaui Kewenangan TNI
Imam Besar FPI, Habib Rizieq, menyapa simpatisannya di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (10/11/2020). (Foto : Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

Dia merasa khawatir manuver itu justru berlebihan dan eksesif. Sebab, jika terkait potensi gangguan keamanan dan pelanggaran hukum, itu adalah ranah Polri, bukan TNI. Bahkan kalaupun itu diklaim sebagai upaya antisipatif, ada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan BIN yang lebih berwenang melakukannya.

"Kalaupun unsur pertahanan dilibatkan, ya Kementerian Pertahanan, bukan TNI," kata Pengamat Militer dan Terorisme ini.

Baca Juga : Akankah FPI Bernasib seperti HTI?

Alhasil, lanjut Fahmi, aksi dan narasi yang dibangun oleh Panglima TNI terkesan 'masa lalu sekali'. "Panglima TNI harus diingatkan agar tak terlalu jauh masuk ke ruang politik yang justru bisa mengancam demokrasi dan melampaui kewenangannya dalam hal penegakan hukum," tuturnya.

Baca Juga : Apa Kata Kemenag soal Pemberian Rekomendasi ke FPI?

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement