Pendaki Bersihkan Gunung, Ubah Sampah Jadi Karya Seni

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 25 November 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 18 2315897 pendaki-bersihkan-gunung-ubah-sampah-jadi-karya-seni-glCTjiRBeN.jpg Foto: Reuters

GANGHWA, KOREA SELATAN – Mencintai alam bisa dilakukan dengan banyak cara. Seperti yang dilakukan seorang pendaki asal Korea Selatan (Korsel) ini.

Ketika Kim Kang-eun berwisata ke lereng Gunung Jiri, taman nasional terbesar di Korea Selatan pada 2018, dia melihat tempat ini banyak dipenuhi sampah.

Saat itulah dia memutuskan sudah waktunya untuk mengirimkan pesan tentang cara merawat alam dengan lebih baik.

Dia pun mendirikan Clean Hikers, grup yang berdedikasi untuk memungut sampah dari wisata alam dan taman gunung lainnya di negara itu, lalu mengubahnya menjadi seni.

“Seni sampah lebih menarik dan diterima dengan baik oleh orang-orang, daripada hanya mengatakan jangan buang sampah sembarangan. Kita bisa membuat gambar yang menarik dan itu menarik perhatian orang,” kata Kim, dikutip Channel News Asia.

(Baca juga: Kelompok Anti Vaksin Protes Rencana Vaksinasi Penerbangan Qantas)

Saat wawancara, dia berdiri di depan kolase seekor kucing menangis bertuliskan slogan “Selamatkan Dunia”, yang dibuat sendiri dan anggota kelompok lainnya di puncak Gunung Mani di Pulau Ganghwa, taman di luar Seoul tempat banyak kucing liar berkeliaran.

Kolase ikan, burung, kupu-kupu, dan manusia serupa yang ditampilkan kelompok tersebut di puncak gunung seluruhnya terbuat dari sampah. Termasuk masker wajah. Sampah sampah ini dikumpulkan oleh para anggota menggunakan penjepit baja dan dimasukkan ke dalam kantong plastik.

Sampah-sampah ini dipilih apakah layak digunakan lagi atau tidak. Kim juga berterima kasih karena adanya lonjakan para peminat doi organisasi yang didirikannya.

“Tapi kita tidak bisa membersihkan seluruh gunung. Yang lebih penting terus melakukan kegiatan ini, beri tahu orang-orang tentang ini, dan buat lebih banyak orang bergabung. Ini jauh lebih penting,” ujarnya.

Seperti diketahui, dengan pembatasan aktivitas dalam ruangan dan pertemuan besar akibat Covid-19, banyak orang lebih memilih menghabiskan waktu di luar ruangan.

Menurut Layanan Taman Nasional Korea (KNPS), jumlah pengunjung ke tiga taman nasional utama yang dekat dengan kota-kota besar negara itu telah meningkat lebih dari 20 persen pada Oktober lalu dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Layanan ini mencatat kunjungan orang-orang ke 22 taman nasional yang dikelolanya menghasilkan lebih dari 800 ton sampah dalam sembilan bulan pertama.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini