Lewati Puncak Gelombang Kedua, Prancis Longgarkan Lockdown Virus Corona

Rabu 25 November 2020 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 18 2316001 lewati-puncak-gelombang-kedua-prancis-longgarkan-lockdown-virus-corona-A0P7UsES32.jpg Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

PARIS – Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan bahwa warganya akan dapat berbagi momen bersama keluarga selama periode Natal setelah negara itu melonggarkan penutupan (lockdown) virus coronanya akhir pekan ini. Namun, Macron mengatakan bahwa mengatakan tempat umum seperti bar dan restoran harus tetap tutup hingga 20 Januari.

Keputusan untuk melonggarkan lockdown di Prancis diumumkan Macron dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Selasa (24/11/2020) malam. Macron mengatakan bahwa Prancis telah melewati puncak gelombang kedua virus corona.

BACA JUGA: Prancis Laporkan 30 Ribu Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Sejak Awal Pandemi

Saat in Prancis telah mencatat lebih dari 2,2 juta kasus dan lebih dari 50.000 kematian terkait virus corona yang dikonfirmasi sejak Maret 2020.

Macron mengatakan bahwa sebagian besar pembatasan penguncian akan dilonggarkan mulai 15 Desember untuk periode perayaan Natal. Selama periode tersebut bioskop akan kembali dibuka dan pembatasan perjalanan umum dicabut, selama infeksi baru virus berada di bawah 5.000 per hari.

Pada Senin (23/11/2020), Prancis melaporkan 4.452 infeksi Covid-19 dalam sehari, yang terendah sejak 28 September.

BACA JUGA: Prancis Umumkan "Kemenangan Pertama", Cabut Pembatasan Covid-19

Macron mengatakan bahwa resor ski Prancis mungkin harus tetap ditutup hingga tahun depan karena risiko yang tinggi.

Dia juga mengatakan akan melakukan peninjauan terhadap situasi pandemi di Prancis pada 20 Januari 2021. Jika infeksi tetap rendah, bar dan restoran kemudian akan diizinkan untuk dibuka kembali. Universitas juga akan diizinkan untuk kembali menerima siswa.

(Bernadus Melkianus Danomira)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini