BPPTKG Yogyakarta Sebut Erupsi Merapi Diprediksi Tak Sebesar 2010

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 25 November 2020 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 510 2315907 bpptkg-yogyakarta-sebut-erupsi-merapi-diprediksi-tak-sebesar-2010-470LMtSqdP.jpg Gunung Merapi (Foto : BPPTKG)

SLEMAN - Tenaga ahli BPPTKG Yogyakarta, Dewi Sri Sayudi mengatakan, pemantauan baik seismik maupun deformasi aktivitas Gunung Merapi saat ini masih tinggi, serta aktivitas guguran meningkat. Berdasarkan data tersebut menunjukkan dekatnya akan waktu erupsi.

“Meski begitu, jika terjadi erupsi eksplosif kemungkinan tidak sebesar erupsi tahun 2010 lalu,” kata Dewi Sri saat rapat koordinasi penanganan darurat erupsi merapi, Rabu (25/11/2020).

Baca juga:

BPPTKG Catat Gempa Guguran Gunung Merapi Sebanyak 33 Kali

Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Alami 21 Kali Gempa Guguran 

Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Hal tersebut, kata Dewi, berdasarkan beberapa fakta bahwa tidak terjadinya kegempaan dalam, migrasi magma berlangsung pelan, jumlah dan pola kegempaan peningkatan kegempaan serta deformasi EDM bersifat efusif mengikuti pola tahun 2006, dan banyaknya gempa hembusan menandakan lepasnya gas.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyatno mengatakan, menyikapi perkembangan aktivitas gunung Merapi saat ini, masyarakat diharap waspada namun tetap tenang serta memperhatikan arahan dari pihak yang berwenang. Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih teliti dalam mengakses berita terkait merapi, agar tidak terpengaruh oleh kabar hoax.

“Supaya tidak terjadi keresahan di masyarakat, terlebih di masa pandemi seperti saat ini,” harapnya.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini