Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Berikut Rekomendasi PVMBG

Adi Rianghepat, Okezone · Minggu 29 November 2020 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 340 2318335 status-gunung-ile-lewotolok-naik-jadi-siaga-berikut-rekomendasi-pvmbg-X5qF3iuXeu.jpg Erupsi Gunung Ili Lewotolok (Foto: BMKG)

KUPANG - Status aktivitas Gunung Ile Lewotolok terus naik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral merilis aktivitas Gunung Ile Lewotolok yang berada di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu terus naik.

Hasil amatan, status gunung tersebut naik dari level II (waspada) menjadi level III (siaga). Naiknya status tersebut diberlakukan sejak pukul 13.00 Wita. Kondisi tersebut dibenarkan Kepala PVMBG, Kasbani yang dikonfirmasi Okezone melalui pesan pendek WhatsApp.

Baca Juga:  Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Penerbangan ke Lembata Dibatalkan

Naiknya status gunung tersebut, maka terjadi sejumlah potensi bahaya yang ditimbulkan. Sejumlah potensi bahaya tersebut berupa lontaran batu/lava pijar ke segala arah, hujan abu lebat yang penyebarannya bergantung arah dan kecepatan angin. Awan panas utamanya ke arah bukaan kawah (tenggara), longsoran material lapuk yang berada di kawah puncak ke arah tenggara, maupun aliran lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Ile Lewotolok terutama pada musim hujan.

 

PVMBG mengeluarkan rekomendasi:

1. Dalam tingkat aktivitas Siaga (Level III), masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari kawah puncak.

2. Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

3. Mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling Gunung Ile Lewotolok, maka masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di gunung itu agar mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar terutama pada musim hujan.

4. Seluruh masyarakat maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan status maupun rekomendasi Gunung Ile Lewotolok setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play.

Sementara para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).

5. Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Lembata, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Ile Lewotolok yang tidak jelas sumbernya.

6. Pemerintah Daerah, BPBD provinsi dan kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

Baca Juga:  2 Kecamatan di Lembata "Diselimuti" Abu Vulkanik Gunung Ile Lewotolok

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini