Gunung Ile Lewotolok Siaga, Masyarakat Diminta Hindari Aktivitas Radius 4 Km

Arif Budianto, Koran SI · Minggu 29 November 2020 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 340 2318356 gunung-ile-lewotolok-siaga-masyarakat-diminta-hindari-aktivitas-radius-4-km-iRujG6aZK5.jpg Gunung Ile Lewotolok (Foto: PVBMG)

BANDUNG - Masyarakat diminta menghindari aktivitas di sekitar Gunung Api Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT) sejauh 4 kilometer dari puncak, setelah Badan Geologi menaikkan status menjadi level 3 atau Siaga.

Kepala PVMBG Badan Geologi Kasbani mengatakan, mengingat status aktivitas Siaga (Level III), masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, dan wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari kawah puncak. Sebelumnya, pada level 2, aktivitas masih dibatasi hingga radius 2 km.

"Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit," katanya dalam keterangan resminya, Minggu (29/11/2020).

Baca Juga:  Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Berikut Rekomendasi PVMBG

Selain itu, Badan Geologi juga merekomendasikan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di Gunung Ili Lewotolok agar mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar terutama di musim hujan. Itu karena abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling Gunung Ile Lewotolok.

 

Pihaknya mengimbau kepada Pemerintah Daerah, BPBD Provinsi dan Kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ili Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Baca Juga: Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Penerbangan ke Lembata Dibatalkan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini