Lebih 2.000 Warga Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok Mengungsi

Adi Rianghepat, Okezone · Minggu 29 November 2020 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 340 2318367 lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi-asGS0DfdG4.jpg Erupsi Gunung Ili Lewotolok (Foto: Joni Nura)

KUPANG - Warga terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok yang sudah berada di pengungsian dan sedang dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah berjumlah 2.000 lebih orang.

"Jumlah ini masih akan bertambah, karena proses evakuasi masih dilakukan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapobali saat dikonfirmasi, Minggu (29/11/2020).

Menurut dia, proses evakuasi masih terus dilakukan pemerintah bagi warga terdampak yang menyebar pada 26 desa dan dua kecamatan. "Warga dua kecamatan masing-maaing Ile Ape dan Ile Ape Timur sedang kami evakuasi," katanya melalui pesan singkat.

Baca Juga:  Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Berikut Rekomendasi PVMBG

Semua warga, kata Sekda Lembata ditampung di beberapa titik gedung milik pemerintah antara lain, gedung perpustakaan, Aula Koperasi Ankara, Gedung CAT BKDPSDM, aula-aula kelurahan dan Kecamatan Nubatukan serta Gerai Maritim. Dia mengaku, kejadian (erupsi) tersebut telah membuat panik warga.

"Warga sangat panik sehingga hampir semua mereka dievakuasi," tuturnya.

Menurut Paskalis, tidak semua warga akan ditempatkan di lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah tersebut. Ada warga yang masuk kelompok rentan akan diinapkan sementara di tempat keluarga yang ada di Lewoleba.

"Kami melakukan identifikasi terhadap kelompok rentan, dan memfasilitasi untuk bisa ditampung di keluarga-keluarga yang ada di Kota Lewoleba dan sekitarnya," katanya.

Baca Juga:  Gunung Ile Lewotolok Siaga, Masyarakat Diminta Hindari Aktivitas Radius 4 Km

Minggu, 29 November 2020, sekitar pukul 09.45 Wita, Gunung Ile Lewotolok alami erupsi. Erupsi yang terjadi hari ini dengan tinggi kolom abu teramati ± 4.000 m di atas puncak (± 5.423 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi ± 10 menit.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini