Pasien Covid-19 Terus Bertambah, RS Lapangan Bakal Dibuka di Malang

Avirista Midaada, Okezone · Senin 30 November 2020 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 519 2319041 pasien-covid-19-terus-bertambah-rs-lapangan-bakal-dibuka-di-malang-NfsRynlGtq.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

MALANG - Tim Satgas Covid-19 Jawa Timur tengah berkoordinasi menyiapkan kembali rumah sakit darurat lapangan pasca menipisnya ruangan isolasi di rumah sakit rujukan di Kota Malang.

Ketua Tim Rumpun Tracking Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr. Kohar Hari Santoso mengatakan pihaknya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tengah berkoordinasi menyiapkan pembukaan rumah sakit darurat lapangan.

"Tadi malam dipanggil Bu gubernur untuk membuka rumah sakit lapangan. Tapi itu memerlukan persiapan," ujar Kohar ditemui di RSUD Saiful Anwar Malang, Senin (30/11/2020).

Rencananya, rumah sakit darurat lapangan Covid-19 lanjut Kohar akan dibuka di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) yang berada di Jalan Besar Ijen. Nantinya bila rumah sakit darurat lapangan untuk pasien Covid-19 dibuka akan menampung sampai 300 pasien.

"Lokasinya di Polkesma. Nanti kalau sudah dibangun, kapasitasnya bisa sampai 300 pasien. Namun untuk awal akan bertahap, mungkin 100 dulu, bertahap," tuturnya.

Mengenai kapan pembukaannya, pria yang juga Direktur Umum RSUD Saiful Anwar ini mengaku masih akan menyiapkan dan berkoordinasi terlebih dahulu. "Secepatnya akan kami siapkan mungkin dalam kurun waktu seminggu ini, setelah itu bisa dipakai," kata Kohar.

Baca Juga : Kapolda Jatim Minta Seluruh Kapolres Gelar Operasi Disiplin Protokol Kesehatan

Baca Juga : 449 Napi Lapas Pekanbaru Sembuh Covid-19

Namun dia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menerapkan protokol kesehatan, dengan adanya pembukaan rumah sakit darurat lapangan untuk Covid-19.

"Yang utama bukan menyiapkan fasilitas kesehatan, tapi paling utama mencegah supaya tidak sakit. Jangan kemudian ada rumah sakit lapangan silakan sakit, bukan begitu. Penerapan protokol kesehatan 3M, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, jaga imun harus dilakukan. Protokol kesehatan di tempat publik harus dilakukan. Jadi upaya mencegah harus dilakukan supaya jangan sampai jatuh sakit karena nanti full rumah sakit," tuturnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengakui telah menerima rencana pembukaan rumah sakit darurat lapangan Covid-19 di Kota Malang, mengingat kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang yang penuh. Namun pihak Pemkot Malang masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kami masih menunggu instruksi (pembukaan rumah sakit darurat lapangan) dari provinsi. Tapi sesegera mungkin dari Gugus Tugas Kota Malang, memberikan laporan (kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 yang penuh) ke ibu gubernur dan gugus tuas Pemprov Jawa Timur," tandasnya.

Sebelumnya rumah sakit darurat lapangan Covid-19 di Kota Malang memang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, namun akibat pasien menurun beberapa waktu lalu membuat rumah sakit darurat lapangan tidak jadi dioperasikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini