Mesir Tahan Fotografer yang Memotret Model Seksi di Piramida

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 02 Desember 2020 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 18 2320150 mesir-tahan-fotografer-yang-memotret-model-seksi-di-piramida-yqdX8s2Jsf.jpg Foto: Instagram

MESIRPolisi Mesir menahan fotografer yang memotret model seksi dengan latar belakang The Step Pyramid of Djoser. Model ini mengenakan kostum kuno yang cukup berani dan terbuka.

Penahanan ini dikarenakan fotografer dianggap tidak menghargai peninggalan sejarah. Seperti diketahui, Step Pyramid of Djoser yang berusia 4.700 tahun adalah salah satu harta warisan kuno Mesir dan kembali dibuka untuk wisatawan pada Maret lalu setelah renovasi bertahun-tahun.

“Seorang fotografer telah ditangkap setelah pemotretan pribadi dengan penari Salma al-Shimi di zona arkeologi,” ungkap seorang sumber, dikutip Daily Mail. Kasus ini pun telah dilimpangkan ke pengadilan.

Sementara itu, desas-desus beredar di media sosial (medsos) jika model fesyen Mesir, Salma al-Shimi, juga ikut diamankan setelah pengambilan gambar di pemakaman Saqqara, 20 mil selatan Kairo.

Model itu mengenakan gaun pendek bergaya “semi-telanjang” ala Pharonic di depan situs pemakaman kuno. Saqqara adalah kuburan aktif selama lebih dari 3.000 tahun dan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia Unesco.

(Baca juga: Iran Sebut Pembunuhan Komandan Garda Revolusi di Perbatasan Suriah "Berita Palsu")

Akhir pekan lalu, Shimi, yang memiliki ribuan pengikut di Instagram, telah memposting foto-foto pemotretan dirinya dalam balutan gaun Mesir kuno di kaki Piramida Langkah Djoser yang berusia 4.700 tahun.

Model ini ditahan karena mengenakan pakaian yang dianggap tidak menghormati warisan kuno Mesir dan melanggar aturan yang ditetapkan oleh kementerian barang antik untuk pemotretan.

Merespon hal ini, pengguna media sosial yang melihat foto-foto tersebut menyatakan kaget, tidak percaya, dan marah akibat penahanan itu.

“Benarkah ada larangan mengambil foto di zona arkeologi, bahkan foto yang tidak senonoh tapi sepenuhnya normal?” ujar salah satu warganet.

The Egypt Independent melaporkan polisi sedang menyelidiki insiden tersebut dan mengidentifikasi karyawan yang bertanggung jawab untuk mengizinkan model dan fotografer ke dalam area arkeologi.

Pada Senin (30/11), foto-foto itu secara diam-diam telah dihapus dari akun Instagram sang model.

Dalam beberapa bulan terakhir, pengadilan Mesir telah menjatuhkan hukuman penjara terhadap belasan influencer media sosial karena dianggap membagikan konten yang dianggap menyinggung atau tidak menghargai.

Seperti pada Desember 2018, yakni foto pasangan telanjang yang berpelukan di puncak Piramida Besar Cheops yang memicu kemarahan media. Pihak berwenang menangkap pemilik unta dan pemandu wanita muda karena membantu pasangan itu mendapatkan akses ke situs tersebut.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini