Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penerapan Sekolah Tatap Muka Perlu Diuji Kembali

Aan haryono , Jurnalis-Rabu, 02 Desember 2020 |10:04 WIB
Penerapan Sekolah Tatap Muka Perlu Diuji Kembali
Sekolah tatap muka di Kota Surabaya diminta dikaji lagi. (Foto: Aan Haryono)
A
A
A

Ia melanjutkan, tim tracing perlu mendalami kontak siswa tersebut dengan siapa saja selama 14 hari terakhir. Semua itu akan ditelusuri sekaligus didata untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

(Baca juga: Viral Habib di Papua Harap Habib Rizieq, Kapolri, Panglima TNI Silaturahmi) 

Dengan kondisi ini, katanya, pihaknya meminta semua pihak dapat menyadari jika Covid-19 bukanlah aib yang harus ditutupi. Kalau memang ada tanda-tanda, maka harus segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

Untuk proses isolasi, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan. Termasuk melihat kelayakan rumah pelajar yang terpapar itu dipakai untuk proses isolasi mandiri atau tidak. “Kalau tidak memungkinkan maka akan dibawa ke Asrama Haji. Di Asrama Haji masih banyak tempat yang bisa dipakai,” ucapnya.

Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim dr. Endah Setyarini, S.pa menuturkan, sesuai dengan rekomendasi WHO, IDAI menyarankan agar sekolah ditutup dulu selama pandemi. ”Pembelajaran tatap muka belum direkomendasikan selama suatu daerah belum menjadi zona hijau, atau setidaknya zona kuning,” kata Endah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement