SURABAYA - Hasil 36 siswa SMP yang diketahui positif Covid-19 menjadi peringatan keras bagi Pemkot Surabaya untuk lebih berhati-hati lagi dalam membuka pendidikan tatap muka. Segala kemungkinan masih akan dipertimbangkan, salah satunya unsur kesehatan dan keselamatan peserta didik dan tenaga pengajar.
Pendidikan tatap muka pun kembali diuji. Mereka tak mau terjadi klaster baru di dunia pendidikan. Apalagi hasil tes swab 3.627 pelajar SMP di Surabaya ditemukan 36 di antaranya terpapar Covid-19 .
(Baca juga: Rumahnya Dikepung Massa, Mahfud MD : Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam)
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menuturkan, pihaknya langsung bergerak cepat ketika memperoleh hasil tes swab siswa SMP. Satgas Covid-19 langsung bergerak melakukan tracing pada para siswa yang diketahui positif.
“Kontak erat dari siswa yang positif ini ditelusuri, keluarganya juga akan diswab,” kata Febri, panggilan akrabnya, Rabu (2/12/2020).