Kemlu RI Pulangkan 43 PMI Korban Perdagangan Orang dari Timur Tengah

Kamis 03 Desember 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 18 2320959 kemlu-ri-pulangkan-43-pmi-korban-perdagangan-orang-dari-timur-tengah-aOqhljiVAF.jpg Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia memulangkan 43 pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dari Timur Tengah. Hal itu diungkapkan oleh menteri luar negeri, Kamis (3/12/2020).

Berbicara dalam pengarahan pers virtual, Menlu RI Retno Marsudi mengatakan bahwa pemulangan para PMI itu dilakukan oleh dua pewakilan di Timur Tengah, yaitu, KBRI Damaskus di Suriah dan KBRI Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA).

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Pati Dianiaya Majikan, KBRI Singapura Bertindak

“KBRI Damaskus berhasil memulangkan 40 PMI pada tanggal 27 November 2020. KBRI Abu Dhabi berhasil memulangkan 3 PMI pada tanggal 30 November 2020,” terangnya.

Retno mengatakan, masih maraknya pengiriman PMI ke Timur Tengah di masa pemberlakuan moratorium menunjukkan mereka rentan menjadi korban TPPO.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Komplotan Perekrut TKI untuk Jadi Budak Kapal Ikan China

Karena itulah, pasca pemulangan para PMI, Kemlu RI berkoordinasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Bareskrim Polri akan mengusut tuntas kasus TPPO terhadap para PMI.

“Kemlu telah berkoordinasi dengan BP2MI dan Bareskrim Polri agar mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab memberangkatkan mereka ke Timur Tengah,” pangkasnya.

(Bernadus Melikanus Danomira)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini