Aksi Begal Payudara Terekam CCTV, Korbannya Ibu-Ibu Baru Pulang dari Pasar

Made Argawa, iNews · Kamis 03 Desember 2020 22:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 244 2321274 aksi-begal-payudara-terekam-cctv-korbannya-ibu-ibu-baru-pulang-dari-pasar-So4GngscQg.JPG Rekaman CCTV aksi begal payudara di Tabanan

BALI - Aksi percobaan pemerkosaan yang meresahkan ibu-ibu di Tabanan, bali terekam CCTV. Berbekal dari keterangan korbannya polisi pun berhasil menangkap pelakunya yang ternyata seorang residivis dalam kasus yang sama dan baru saja keluar dari tahanan pada november 2020.

Aksi asusila yang menyasar ibu-ibu yang baru pulang berbelanja di pasar, terekam kamera CCTV, kasus percobaan pemerkosaan tersebut terjadi di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Kasus ini pun membuat resah warga terutama para ibu-ibu yang hendak berbelanja ke pasar.

Pelaku yang bernama I Putu Adi Pratama Putra melakukan aksi bejatnya tersebut terhadap empat orang yang perempuan rata rata paruh baya.

Modus pelaku yakni dengan memempet para korbannya di tempat yang sepi hingga terjatuh dari kendaraannya, saat para korbannya terjatuh pelaku kemudian melakukan aksinya dengan memegang bagian intim yakni dada para korban dengan paksa, bahkan memaksa untuk melepas pakaian yang digunakan korban.

Bahkan beberapa hari ini, sebuah video CCTV yang berhasil merekam aksi bejat pelaku dan viral di masyarakat Tabanan.

Berbekal dari keterangan para korban, akhirnya jajaran Polsek Pupuan berhasil meringkus pelaku Adi Pratama, salah satu buktinya, yakni kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi.

Dari data kepolisian, pelaku ternyata pernah ditangkap dalam kasus yang sama dan November 2020 kemarin bebas dari penjara, setelah mendapatkan bebas bersyarat.

"Sebagai barang bukti, polisi menyita pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi dan pakaian para korban, satu unit sepeda motor pelaku turut diamankan petugas," jelas Kapolsek Pupuan, AKP I Ketut Agus Wicaksana.

Dari hasil pemeriksaan pelaku, saat akan melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu menenggak arak, akibat menenggak miras nafsu birahi pelaku muncul dan langsung mencari mangsa.

Kini Adi Pratama harus kembali mendekam di penjara akibat perbuatannya yang tidak senonoh terhadap kaum ibu. Pelaku terancam dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini