Penembakan Mobil Bos Perusahaan Tekstil, Pelaku Sempat Memaksa Korban Agar Turun

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Kamis 03 Desember 2020 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 512 2320685 penembakan-mobil-bos-perusahaan-tekstil-pelaku-sempat-memaksa-korban-agar-turun-JoSLKooUrM.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

SOLO - Motif aksi penembakan mobil Toyota Alphard Nopol AD 8945 JP di Jalan Monginsidi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo pada Rabu 2 Desember, kemarin masih menyisakan tanda tanya. Sebab, pemilik mobil berinisial I, bos perusahaan tekstil di Karanganyar kenal dengan LJ yang diduga pelaku penembakan mengingat sebelum kejadian keduanya naik mobil tersebut.

“Saat sampai di rumah sarang burung walet milik tersangka, di Jalan Monginsidi, tersangka turun dari mobil dan menyuruh korban untuk juga turun dari mobil.Tetapi korban tidak mau,” kata Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Rabu (3/12/2020).

Saat itu, LJ terus memaksa agar korban mau turun. Namun sopir korban melihat gelagat tidak baik dari LJ yang kini telah ditangkap dan ditetapkan tersangka.

Sebab saat itu, LJ terlihat membawa senjata api (senpi) yang diselipkan di celana bagian depan. Saat pelaku turun terlebih dahulu, driver korban segera memutar balik mobil yang dikemudikannya. “Saat memutar balik, tersangka mengatakan berhenti sambil menembak mobil sisi sebelah kiri milik korban,” bebernya.

Karena tetap melaju, akhirnya dilakukan penembakan hingga 8 kali. Dan salah satu proyektil mengenai tembus ke dalam mobil mengenai jok depan sebelah kiri bagian belakang.

Baca Juga : Kapolda Metro Ingin Seluruh Kasus Diselesaikan, Termasuk Habib Rizieq

Sebagaimana diberitakan, mobil Toyota Alphard Nopol AD 8945 JP ditembaki di Jalan Monginsidi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Tidak ada korban jiwa atau dalam peristriwa itu. Sementara, mobil yang ditumpangi perempuanberinisial I, bos perusahaan tekstil di Karanganyar, terdapat 8 lubang tembakan.

Peristiwa penembakan berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Aksi penembakan dilakukan LJ,75, warga Kecamatan Jebres, Kota Solo. Terdapat 8 kali tembakan, dengan amunisi yang digunakan peluru tajam kaliber 22.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini