1.000 Peneliti China Tinggalkan AS di Tengah Upaya Pemberantasan Pencurian Teknologi

Agregasi VOA, · Jum'at 04 Desember 2020 07:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 18 2321368 1-000-peneliti-china-tinggalkan-as-di-tengah-upaya-pemberantasan-pencurian-teknologi-Zn25sdDYm4.jpg Ilustrasi (Reuters)

LEBIH dari seribu peneliti China meninggalkan Amerika di tengah upaya pemberantasan dugaan pencurian teknologi. Hal itu seperti diungkap pejabat tinggi di Departemen Kehakiman, Rabu (2/12/2020).

Dalam KTT Aspen Institute Cyber, Kepala Kontraintelijen William Evanina, yang merupakan bagian dari kantor Direktur Intelijen Nasional, mengatakan agen-agen China telah menarget personel pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden mendatang, dan “orang-orang yang dekat” dengan tim Biden.

Seorang pejabat Departemen Kehakiman mengatakan para peneliti Demers yang dirujuk itu berbeda dari kelompok yang disebutkan oleh Departemen Luar Negeri September lalu. Saat itu disampaikan bahwa Amerika mencabut visa lebih dari seribu warga negara China berdasarkan kebijakan presiden yang menolak masuk mahasiswa dan peneliti yang ditengarai menimbulkan risiko keamanan.

China menggambarkan langkah itu sebagai persekusi politik dan diskriminasi ras “terang-terangan” yang melanggar hak asasi.

Baca Juga : Trump Diduga Salahgunakan Dana Pelantikan Presiden, Ivanka Diminta Keterangan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini