Khawatir Pembalasan Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Israel Peringatkan Warganya

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 04 Desember 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 18 2321804 khawatir-pembalasan-pembunuhan-ilmuwan-nuklir-iran-israel-peringatkan-warganya-ldwhODAZws.jpg Mobil yang ditumpangi ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh saat dibunuh dalam serangan di luar Teheran, Iran, 27 November 2020. (Foto: Reuters)

TEL AVIV - Israel memperingatkan warganya di luar negeri akan potensi serangan teroris di tengah ancaman pembalasan dari Iran atas pembunuhan ilmuwan nuklir terkemukanya.

Iran menyalahkan Israel atas pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh pekan lalu, meski sejauh ini belum ada klaim bertanggung jawab dari Tel Aviv. Israel menuduh Fakhrizadeh memimpin program nuklir Iran, bahkan namanya disebut langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

BACA JUGA: Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh Tewas Dibunuh, Begini Kronologinya

Karena banyak pemimpin di Iran telah mengancam konsekuensi atas kematian ilmuwan tersebut, warga Israel di luar negeri telah diperingatkan tentang kemungkinan serangan potensial terhadap mereka dan fasilitas Israel.

Peringatan yang dirilis pusat kontraterorisme Israel pada Kamis (3/12/2020) itu mencantumkan Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Georgia, Azerbaijan, dan wilayah Kurdi di Irak sebagai wilayah di mana warga Israel berisiko tinggi menghadapi ancaman serangan dari Iran dan sekutu wilayahnya.

“Mengingat ancaman yang baru-baru ini datang dari agen Iran dan terkait dengan keterlibatan agen Iran di masa lalu dalam serangan teror di berbagai negara, ada kekhawatiran bahwa Iran akan mencoba bertindak sedemikian rupa terhadap target Israel," demikian bunyi peringatan itu sebagaimana dilansir RT.

BACA JUGA: Di-PHK karena Pandemi, Pramugari Cantik Ini Sekarang Berjualan Gas Elpiji

Presiden Iran Hassan Rouhani menuduh Israel berada di balik kematian Fakhrizadeh, dan mengatakan pembalasan akan datang "pada waktu yang tepat."

"Sekali lagi, tangan jahat dari Arogansi Global dan tentara bayaran Zionis berlumuran darah seorang putra Iran," katanya saat berbicara tentang pembunuhan Fakhrizadeh pada Sabtu (28/11/2020).

Pada hari yang sama, Menteri kabinet Israel Tzachi Hanegbi mengatakan bahwa dia "tidak tahu" siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini