Polisi Tak Bawa Senjata Api saat Amankan Pilkada

Taufik Budi, Okezone · Minggu 06 Desember 2020 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 512 2322458 polisi-tak-bawa-senjata-api-saat-amankan-pilkada-iwP6yJ1WKF.jpg Ilustrasi pengamanan Pilkada Serentak 2020 (Foto : Okezone.com/Taufik)

SEMARANG - Sebanyak 14.575 personel polisi dikerahkan untuk pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Mereka tak diperkenankan membawa senapan api selama pengamanan berlangsung.

"Tidak ada kata Polri yang menggunakan senpi," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Pergeseran Pasukan BKO di Mapolda Jateng, Sabtu (5/12/2020).

Jenderal bintang dua itu menyatakan, penggunaan senjata api hanya bagi personel yang mendapatkan izin pimpinan dalam situasi tertentu. Sehingga secara umum, aparat yang terlibat dalam pengamanan Pilkada tak membawa senpi.

"Jadi kecuali situasi tertentu Brimob sesuai dengan arahan pimpinan tentu itu di dilihat dari eskalasi wilayah yang diperlukan. Tapi untuk anggota Polri kita yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja khusus Polda Jawa Tengah tidak ada yang membawa senpi," tuturnya.

Baca Juga : Mensos Juliari Tersangka, Ini Kronologi OTT KPK Terkait Korupsi Bansos Covid-19

Dia juga memastikan aparat polisi bersikap netral pada perhelatan pesta demokrasi. Selain itu, selama pengamanan polisi wajib menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya klaster Covid-19.

"Neralitas itu harga mati, bahwa Polri yang melakukan PAM (pengamanan) semuanya netral karena di sana ada namanya panitia penyelenggara atau pengawas penyelenggara. Dan Polri adalah sebagai petugas keamanan jadi netral," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini