Dia memiliki enam anggota staf, yang tidur di kamar yang penuh dengan kantong makanan anjing. Satu stafnya, Yang Yiqun, menunjukkan lengan dan tangan yang penuh bekas luka dan goresan.
“Saya suka anjing-anjing itu meskipun mereka menggigit saya,” ujar penduduk lokal Sichuan yang telah bekerja dengan Wen selama lima tahun.
“Dia berada di bawah tekanan terlalu banyak untuk menanganinya sendiri,” tambahnya.
Sebelumnya kepemilikan anjing disebut hobi borjuis dan dilarang di bawah kepemimpinan Ketua Mao, pendiri Komunis China. Namun pandangan ini telah berubah secara drastis.
Kepemilikan hewan peliharaan semakin meningkat pesat. Namun menurut badan amal AnimalsAsia, China belum memiliki undang-undang kesejahteraan hewan nasional dan ada puluhan juta anjing serta kucing yang tersesat.
Hewan liar di perkotaan jarang disterilkan, memperburuk masalah dan membuat pusat penyelamatan hewan kewalahan dan kekurangan dana.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.