JAKARTA - Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri. Penjagaan ketat tersebut imbas dari penempatan keenam jenazah anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI), yang tewas dalam adu tembak dengan kepolisian.
Pantauan MNC Media di lokasi, terjadi kemacetan di sepanjang jalan mulai dari gang masuk ke RS Polri hingga gerbang lokasi parkir. Kemacetan tersebut terjadi sepanjang 300 meter.
Baca juga:
Pengawal Rizieq Umbar Tembakan, FPI: Yang Betul Rombongan Diganggu Polisi Berpakaian Preman!
6 Laskar FPI Tewas Ditembak, Gatot Nurmantyo : Perbuatan Kejam!
Tanggapan FPI Soal Rekaman "Operasi" Polisi di Tol Cikampek
Di sekitar lokasi, enam kendaraan angkut dari TNI dan Polri juga terparkir di halaman depan berjejer. Di bagian bodi kendaraan tersebut tertulis dari Brimob dan Batalion Kavaleri (Yonkav) 7 Panser Khusus.
Para aparat gabungan terlihat berjaga di beberapa tempat, antara lain depan pintu parkir mobil, motor, serta pintu masuk, mereka sibuk keluar masuk memastikan keamanan. Di pintu tampak dua personel brimob berjaga lengkap dengan menenteng senjata.
Sebelumnya, Tim kuasa hukum dan keluarga korban anggota Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) hingga kini masih belum bisa melihat kondisi keenam jenazah yang tewas dalam adu tembak dengan kepolisian. Peristiwa mencekam tersebut terjadi di Kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020) dini hari WIB.