BACA JUGA: Seberapa Cepat Vaksinasi Covid-19 di Seluruh Dunia?
CSL mengatakan tak akan melanjutkan uji klinis vaksinnya ke tahap 2/3. Dikatakan komponen kecil dari vaksin berasal dari human immunodeficiency virus, atau HIV, dan sementara vaksin itu tidak memiliki risiko infeksi, beberapa peserta uji coba terdeteksi positif palsu (false positif) HIV.
Potensi terjadinya hal ini telah diantisipasi sebelum uji coba, dan peserta telah diperingatkan sebelumnya, kata CSL.
(Bernadus Melkianus Danomira)
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.