Kasus positif Covid-19 di desa tersebut berawal saat seorang warga terkonfirmasi positif saat swab test karena sebelumnya mengeluh tidak enak badan. Hasil traking ternyata kerabatnya ada yang positif sehingga bertambah jadi dua orang. Ke-42 orang yang harus menjalani swab test itu adalah kontak erat dengan dua pasien tersebut.
"Warga menolak swab test karena takut diteror oleh warga lain dan juga takut hasilnya positif. Tapi kami pengertian terus, kalaupun ada apa-apa pasti akan dilakukan perawatan," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.