JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD merasa bersyukur bahwa pilkada bersyukur bahwa pilkada dapat berjalan lancar meskipun di tengah pandemi Covid-19.
Dia mengatakan bahwa kecemasan pilkada bakal menimbulkan klaster besar penyebaran virus bisa diatasi.
"Kami bersyukur alhamdulillah berhasil mengatasi kekhawatiran dan kecemasan yang dulu pilkada serentak ini dilaksanakan di dalam suasana covid. Pada waktu itu banyak sekali usul kepada pemerintah agar pilkada ditunda. Sampai kapan? Tidak tahu, pokoknya ditunda. Karena apa? Karena kalau pilkada diadakan pertama katanya akan menjadi klaster Covid, " katanya dikutip dari siaran pers Puspen Kemendagri, Senin (14/12/2020).
Bahkan menurutnya pada waktu itu jika pilkada tetap dilaksanakan akan ada penularan sebanyak 3 juta atau setidaknya 200 ribu orang terinfeksi. Namun dia mengucapkan rasa terima kasih ya atas semua peringatan sebelum pilkada digelar. Menurutnya hal tersebut bagian dari kecintaan terhadap rakyat Indonesia.